Skip to main content

Binatang Buas dan Benda Mati Berbicara Kepada Manusia Di Akhir Zaman

Binatang Buas dan Benda Mati Berbicara Kepada Manusia Di Akhir Zaman

Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri, ia bercerita : Seekor serigala mengejar seekor domba dan menangkapnya, lalu si pengembala mengejarnya dan menarik domba tersebut dari cengkramannya. Serigala tersebut pun duduk berjongkok diatas ekornya sambil berkata, "Apakah kau tidak takut kepada Allah? Mengapa kau ambil paksa dariku rezeki yang telah diberikan Allah kepadaku?
"Aneh sekali", seru si pengembala. "Ada seekor serigala berbicara kepadaku seperti manusia!" "Maukah kau aku beritahu sesuatu yang lebih menakjubkan dari hal tersebut?" Tukas serigala. "Muhammad SHALLALLAHU’ALAIHI WASALLAM  di Yatsrib (Madinah) akan memberitahukan kepada umat manusia berita-berita umat terlebih dahulu."
dibukasaja.blogspot.com


Abu Sa'id melanjutkan : (Tertarik dengan ucapan serigala tersebut) si pengembala pun menggiring dombanya ke Madinah dan begitu memasuki kota tersebut ia tambatkan dombanya disalah satu sudut kota Madinah, kemudian datang menghadap Rasulullah SHALLALLAHU’ALAIHI WASALLAM  dan memberitahukan kejadian tersebut.

Rasulullah SHALLALLAHU’ALAIHI WASALLAM  lantas memberikan perintah (untuk mengumpulkan umat di masjid) maka dikumandangkan seruan "Mari dirikan shalat berjamaah" (setelah orang-orang berkumpul), beliau kemudian keluar menemui mereka dan berbicara kepada sipengembala, "ceritakan pada mereka" Si pengembala pun menceritakan apa yang dialaminya pada kahalayak jamaah shalat.

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam menukas "Benar apakatanya, Demi Dzat yang diriku ada didalam genggaman tangan kuasa-Nya, kiamat tidak akan tiba sampai ada binatang-binatang buas yang berbicara pada manusia, dan sampai ada seseorang yang diajak bicara oleh ujung cambuknya dan oleh tali sepatunya, serta diberitahu oleh pahanya mengenai apa yang diperbuat oleh keluarganya sepeninggalnya."

Imam Ahmad meriwayatkan dalam Al-Musnad (III/84), LA-Hakim dalam Al-Mustadrok ala Ash-Shohihain (no.8444), Abu Nu’aim Al-Ashbahaniy dalam Dala’il An-Nubuwwah (116&234) dan Al-Baihaqiy dalam Dala’il An Nubuwwah (6/41-43). Dan lainnya. Syaikh A-Albani menerangkan bahwa hadits ini shahih dalam Ash-Shohihah (112)

Comments

Popular posts from this blog

Khasiat dan Manfaat Daun Ngokilo

Khasiat Daun Ngokilo – Ngokilo (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 - 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi coklat. Daun Ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus hampir tak kelihatan. Panjang helaian Daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5 - 8 cm (ukuran normal) dan lebar Daun kira-kira 2 - 5 cm. Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka. Nama Lokal Daun Ngokilo Ngokilo, enyoh kelo, keci beling, keji beling (Jawa).; Daun picah beling (Jakarta). Kandungan Daun Ngokilo Kandungan kimia yang terdapat pada Ngokilo sampai sekarang belum diketahui, karena belum ada penelitian ilmiah. Berdasarkan pengalaman, tumbuhan ini ternya...

Khasiat dan Manfaat Daun Poko

Khasiat Daun Poko – Tanaman poko atau Mentha arvensis L. var Javanica Bentham, merupakan tanaman yang termasuk familia Labiatae, tempat pertumbuhannya di Indonesia (banyak pula terdapat di Eropa dan Amerika). Daun-daunnya banyak diperlukan sebgai bahan obat, berbau aromatik dan rasanya agak pedas. Helai-helai daun tanaman ini berbentuk bulat telur, pangkal daun dan ujung daunnya meruncing, sedang tepi daun bergerigi, panjang daun antara 3 cm sampai 6 cm, berwarna hijau agak kecokelat-cokelatan. Tanaman berbatang tegak dengan 30-50 cm, bercabang kecil yang tumbuh menjalar, berbuku dengan tiap buku keluar tunas dan akar, serta berbentuk segi empat. Daun bulat telur, berujung runcing maupun tumpul, bergigi dangkal, dan berbulu jarang di permukaan daun bagian atas. Tulang daun bagian bawah berbulu pendek. Bunga berbentuk tabung dengan mahkota ungu. Poko banyak dijumpai di Pulau Jawa yang berketinggian 150-1200 m di atas permukaan laut, terutama daerah berair dan banyak hujan. Nama Lokal ...

Khasiat dan Manfaat Jintan Putih

Khasiat Jintan Putih – Jintan putih (cuminum cyminum) dalam kehidupan sehari-hari sering digunakan untuk memasak. Disamping itu, biji jintan putih juga digunakan sebagai pelengkap ramuan obat-obatan tradisional. Biji jintan putih memiliki aroma yang harum dan menarik. Jintan putih dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sejuk, seperti misalnya di daerah India utara dekat kaki pegunungan Himalaya. Di Indonesia meskipun dapat tumbuh, tetapi pada umumnya kurang baik. Jintan putih mempunyai batang kayu dan daunnya bersusun melingkar dan bertumpuk. Daun jintan putih mempunyai pelepah daun seperti ranting-ranting kecil. Bentukdaun jintan putih tidak berwujud lembaran, tetapi lebih mirip benang-benang kaku dan pendek. Warna dominan tumbuhan ini hijau dan bunganya berukuran kecil berwarna kuning tua ditopang oleh tangkai yang agak panjang. Nama Lokal Jintan Putih Jintan Putih (Indonesia), Jinten Putih (Jawa), Ginten (Bali): Jinten Bodas (Sunda), Jhinten pote (Madura): Jeura engku...